DUM VITANT STULTI VITIA
IN CONTRARIA CURRUNT....

ReviewReviewReviewFINDING NEVERLANDNov 8, '07 8:05 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
Tak ada seorang pun yang ingin memiliki jerawat, apapun jenisnya. Terlebih lagi para remaja yang beranjak dewasa alias ABG, meskipun sebetulnya pemunculan jerawat di masa-masa itu adalah hal yang lumrah saja. Mungkin kita baru boleh bingung kalau yang muncul di muka bukan jerawat tapi tunas-tunas enceng gondok.

Malangnya, Sabrina harus memiliki masalah terkait dengan jerawat itu. Gadis belia yang sebenarnya cantik itu (minus jerawat tentu) mulai menyadari kalau ada yang lain di wajahnya. Benda bernama jerawat yang dimilikinya lain dari yang lain. Sebelumnya dia sempat bingung apakah benar itu jerawat atau jangan-jangan tumor atau kelainan genetis lain.

Namun setelah berkonsultasi dengan para dokter ahli, ahli tata kota, designer interior, dan badan atomita nasional, Sabrina bisa merasa yakin dengan vonis yang menyatakan kalau jerawat itu asli jerawat. Tidak ada keraguan di dalamnya, yang ada hanyalah darah kotor, minyak, lemak, dan zat-zat lain yang membentuk jerawat sampai 100%.

Keanehan dari jerawat-jerawat sabrina adalah mereka jumlahnya selalu konstan, yaitu sebanyak 200 buah (dengan diameter masing-masing 4 mm dan tinggi benjolan 3 mm). Jumlah itu bisa deketahui setelah dia meminta bantuan pada Badan Pusat Statistik yang dengan segera melaksanakan sensus jerawat Sabrina.

Dan yang lebih aneh lagi setiap bangun di pagi hari letak jerawat-jerawat itu terus berubah. Terkadang jerawat itu menyebar merata di wajah. Kadang hanya pada bagian kiri atau kanan wajah saja sehingga dia pernah dihajar Batman gara-gara salah mengira dirinya adalah Two Face. Kadang jerawat-jerawat itu juga membentuk formasi-formasi aneh semacam bentuk bintang, jangkar, tai anjing, lambang NAZI, palu arit, simbol iblis, sampai rambu-rambu lalu lintas.

Sering juga jerawat Sabrina membentuk berbagai tulisan seperti: FUCK, DODOL, CULUN, IQ JONGKOK, KKK, dan sebagainya. Gara-gara itu pernah satu hari Sabrina berpacaran dengan seorang pemuda tampan yang suka membelai wajahnya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Namun sayangnya kemesraan itu hanya berlangsung sehari saja.

Hari berikutnya pemuda tampan itu mencampakkan Sabrina. Pemuda tampan itu berkata bahwa dia hanya suka membelai wajah Sabrina kemarin karena ternyata di sana tertuliskan lirik lagu 'Imagine'-nya John Lennon dalam huruf braille.

Sabrina hanya bisa terisak sedih, mengutuk, dan menyesal kenapa segalanya harus berubah begitu cepat. Terlebih lagi jerawatnya....



Add a Comment
How would you rate this movie? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help