| |
 | Category: | Movies | | Genre: | Drama |
Mengikuti hati adalah membiarkannya kemana mau pergi. Tak harus sungkan atau takut dia tersesat tak akan pulang. Karena dimana pun dia berada, rumah bukan lagi sekedar atap-atap ditopang tiang dan dinding batu, berkoordinat GPS baku.
Ketika usia mulai dewasa, hati tak suka diam saja. Tinggal di dada bikin kurang berstamina. Inginnya terbang bersayap, lari beriak, teriak bergema. Banyak yang dimaui dan mau dicicipi.
Kadang hati bertemu setan. Di parkiran sebuah pusat perbelanjaan, di salon kecantikan, di perpustakaan, di komplek perkantoran. Tapi hati dan setan kadang enggan bersalaman. Makanya, diam-diam setan kirim mesej di lubangnya hati.
Kadang hati bertemu Tuhan. Sekelebatan. Kadang hanya suara serupa bisikan. Kadang bayangan-yang dipikirnya memang Tuhan. Kadang hanya tulisan 'Tuhan', yang dibuat oleh anak-anak SMA di jok Kopaja. Bukan sombong, tapi hati kadang membuang muka. Bukan pada Tuhan, tapi pada orang-orang yang membual tentang Tuhan.

| | |
|
|